Manfaat Teh Kombucha

Pada tahun 1996, seorang bernama Bev Ferguson, pemilik Kombucha Manna Internasional membuat sebuah survey di sebuah mailing list Kombucha yang beranggotakan 600 orang dari seluruh dunia. Mereka berbagi pengalaman, manfaat  apa yang telah mereka dapatkan setelah mengkonsumsi Teh Kombucha. Hasilnya kemudian dipetakan sebagai berikut:

82% Resistensi terhadap pilek & flu

81% Kondisi tubuh meningkat

81% Bebas dari sembelit

44% Mengalami peningkatan energi

42% Terbebas dari nyeri arthritis

30% Berat badan menjadi seimbang

27% Memiliki pola tidur yang lebih sehat

27% Terbebas dari sakit maag dan masalah pencernaan

24% Menurunkan berat badan 2.5 – 5kg

21% Peningkatan kualitas kulit Baca entri selengkapnya »

Detoks ala Kombucha

DETOX

DETOX

Sadar atau tidak sadar, setiap hari tubuh kita mengumpulkan racun sedikit demi sedikit. Boleh dibilang hampir tidak mungkin untuk bisa menghindari kontak dengan beberapa bentuk racun setiap hari. Kualitas udara yang semakin hari semakin kotor karena polutan dari asap rokok, kendaraan bermotor, asap industri dan debu masuk melalui pernafasan kita. Selain itu, makanan yang kita makan pun banyak yang dapat merugikan tubuh, seperti: makanan yang mengandung bahan pengawet, pestisida, zat pewarna dan perasa buatan.

Jika racun tersebut dibiarkan menumpuk di dalam tubuh dan tidak segera dihilangkan dapat merusak organ-organ dalam tubuh, seperti hati, ginjal, pembuluh darah, hingga jantung. Kalau sudah demikian, penyakit-penyakit berat akan muncul, seperti: alegi, radang sendi, obesitas, diabetes, aterosklerosis, PMS, masalah pecernaan, pengerasan hati, gangguan ginjal, kanker serta penyakit kanker.

Lakukan dengan Detoksifikasi

Sebenarnya tubuh kita memiliki kemampuan untuk menetralisir dan membuang racun yang masuk, yaitu oleh hati dan ginjal. Hanya saja, karena banyaknya racun dalam tubuh membuat kedua organ tersebut kerja terlalu berat dan akhirnya tidak bekerja secara optimal. Karena itu perlu usaha lain dalam membuang racun yang dikenal dengan istilah “Detoksifikasi” atau singkatnya “Detox”

Di Klinik-klinik kesehatan dan kecantikan banyak menawarkan program detoksifikasi. Namun sebenarnya ada cara yang sebenarnya dapat kita lakukan sendiri, dan biayanya juga jauh lebih murah, yaitu: Baca entri selengkapnya »

Kandungan Nutrisi Teh Kombucha

Layaknya makanan hasil fermenstasi lainnya, kombucha mengadung etanol. Secara umum, besarnya sekitar 0,5 hingga 1 dari total larutan. Jika dibandingkan, jumlah ini setara dengan etanol atau alcohol pada tape dan jus buah. Kombucha kaya kandungan zat-zat yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Beberapa diantaranya berbagai macam vitamin, asam organik, dan beberapa senyawa yang berfungsi sebagai antibiotik.
kandungan nutrisi kombucha

A. VITAMIN B KOMPLEKS

Bagaimana bisa kombucha mengandung vitamin B? sederhana saja, vitamin B yang ada pada kombucha diperoleh dari ragi itu sendiri. Jadi, jangan khawatir jika kombucha yang telah dibuat lantas sisa-sisa raginya belum sepenuhnya tersaring. Baca entri selengkapnya »

Kandungan Asam Dan Manfaat Teh Kombucha

Jika pada topik bahasan sebelumnya kita membahas tentang Kandungan Nutrisi dari Teh Kombucha, sekarang mari kita membahas apa saja Kandungan Asam yang terdapat pada Kombucha.

1. Asam Laktat

Asam laktat yang ada di dalam kombucha sebagian besar terdapat dalam bentuk L(+)-laktat. Asam laktat penting bagi sistem pencernaan manusia. Asam laktat juga digunakan sebagai indikator penyakit kanker.

2. Asam Asetat

Asam asetat dapat menghambat bakteri berbahaya sehingga sering digunakan menjadi pengawet. Asam asetat merupakan komponen yang memberi aroma dan rasa khas pada kombucha.

3. Asam Malat
Asam malat penting dalam proses detoksifikasi tubuh.

4. Asam Oksalat
Asam oksalat dapat berfungsi sebagai pengawet alami dan juga mendukung sel dalam memproduksi energi bagi tubuh.

5. Asam Glukonat
Asam glukonat efektif dalam infeksi yeast seperti Candida. Baca entri selengkapnya »

Kombucha, Teh untuk Hidup Abadi…

intisari 2004Warga Baghdad punya 1001 kebanggaan pada kotanya yang dijuluki “Kota 1001 Malam”. Segudang kebanggaan juga dinikmati oleh teh kombucha. Teh hasil fermentasi ini diketahui memiliki beragam khasiat.
Banyak orang lalu menyebutnya sebagai “Teh 1001 Manfaat”. Ada juga yang menjulukinya, “Teh Panjang Usia”.

Anda yang baru pertama kali mendengar namanya, mungkin bertanyatanya, apa beda teh kombucha dengan teh poci, teh tubruk, dan teh-teh lainnya?

Minuman kesehatan kombucha itu sebenarnya teh juga, tapi mendapat pengolahan tambahan berupa proses peragian atau fermentasi menggunakan jamur kombucha. Proses peragiannya mirip dengan proses penciptaan yoghurt, yang dihasilkan dari fermentasi susu dengan bibit ragi yoghurt.

Jamur kombucha sendiri bukan jamur beneran. Ia koloni dari hasil simbiosis antara ragi dan berbagai bakteri, yang dikenal dengan singkatan “scoby” (symbiotic colony of bacteries and yeasts). Jamur itu akan mengolah air teh gula, sehingga menghasilkan zat-zat atau senyawa yang berguna bagi kesehatan tubuh. Larutan kombucha juga mengandung beragam bakteri dan ragi hidup yang juga memiliki banyak manfaat.

Beda dengan kebanyakan obat dan ramuan herbal yang berbau tidak sedap dan rasanya bikin perut mual, kombucha justru bercita rasa istimewa. “Rasanya mirip jus apel bersoda, benar-benar menyegarkan,” ucap Zulaiha, ibu rumahtangga yang secara berkala minum teh kombu untuk menjaga kebugaran tubuhnya. “Pokoknya, sekali mencoba, tak akan pernah lupa,” goda Zulaiha.

Kaisar sembelit

  • Keberadaan kombucha dikenal hampir di seluruh dunia. Hanya panggilannya saja yang berbeda-beda.Ada yang menyebutnya manchurian tea mushroom, fungus japonicum, olinka, kargasok tea, tea kwas, heldenpize, zauberpilze, olga tea, atau mogu tea. Baca entri selengkapnya »

Pemikiran yang Salah Tentang Kombucha

Cara pandan yang salah tentang teh dipo atau kombucha

Cara pandang yang salah tentang teh jamur dipo atau kombucha

Walaupun  kombucha ini sudah dikenal sejak 2000 tahun yang lalu dan mulai populer sejak tahun 1992, tapi tetap saja masih banyak orang yang masih belum pernah mendengar tentang Kombucha. Selain itu banyak juga yang menerima informasi atau berpikir yang salah tentang Kombucha. Untuk itu, saya coba untuk menetralisir / mendetox pemikiran-pemikiran yang salah tersebut :)

1. Kombucha adalah Jamur!

Ini adalah pernyataan yang salah. Kombucha sebenarnya bukan Jamur. Dalam bahasa Inggrisnya, dia disebut sebagai SCOBY (Symbiotic Culture Of Bacteria and Yeast), yang berarti: sekumpulan Bakteri dan Ragi membentuk struktur selulosa dan mereka hidup bersama secara simbiotik. Ragi memfermentasi nutrisi dari cairan dimana dia hidup dan membentuk alkohol, dan kemudian bakteri mengubahnya menjadi asam yang menyehatkan bagi tubuh. Lapisan ini disebut juga sebagai Zooglea (lapisan yang hidup).

di Indonesia sendiri, karena kita sudah terbiasa menyebutnya sebagai “Jamur”, dan tidak ada istilah yang tepat untuk menterjemahkan tentang “SCOBY”, maka tetap saja kita menyebutnya sebagai “Jamur Kombucha”. Minimal, kita menyebutnya sebagai “jamur” tapi memiliki dasar pemikiran yang benar.

2. Kombucha dapat menyembuhkan segala Penyakit!

Teh Kombucha sama sekali bukan obat! Kombucha adalah minuman yang ditujukan untuk mempertahankan / meningkatkan kesehatan. Teh Kombucha adalah minuman Probiotik. Apa itu Probiotik? Definisi Probiotik menurut Wikipedia, adalah: “Live microorganisms which when administered in adequate amounts confer a health benefit on the host” Terjemahan bebasnya: “Mikroorganisme hidup yang jika digunakan dalam jumlah yang tepat akan memberikan keuntungan dalam hal kesehatan bagi si pengguna”. Kombucha sarat akan Vitamin B dan Asam Amino yang berguna untuk memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Kombucha dapat membantu mengembalikan keseimbangan tubuh melalui detoksinasi dan meningkatkan fungsi pencernaan. Setelah keseimbangan tubuh dan kekebalan tubuh menjadi baik, sistem imun dalam tubuh kita sendirilah yang akan berperang untuk melawan penyakit, jadi bukan Teh Kombucha yang berperang melawan penyakit!

Jadi kalau ada orang yang mengatakan: “Kombucha itu obat Dewa!” itu adalah pernyataan yang salah. Lagipula, kalau sudah level Dewa, dia nggak perlu obat lagi donk? :D Baca entri selengkapnya »

Sejarah Teh Kombucha

Untuk mengenal kombucha lebih lanjut, ada baiknya kita mengetahui asal usul atau sejarah dai kombucha. Kata kombucha diambil dari sebuah cerita pada zaman kekaisaran jepang yaitu Kaisar Inkyo yang menderita sakit sembelit selama bertahun – tahun, sang Kaisar sangat tersiksa karena harus memerintah kerajaan dalam keadaan menderita sakit yang tak kunjung sembuh. Kemudian pada tahun 414 M, seorang tabib Korea bernama Kombu menemukan ramuan ajaib yang berhasil menyembuhkan penyakitnya. Lalu ramuan ajaib tersebut diberi nama Kombucha”, kata “kombu diambil dari nama si tabib tadi dan “cha” yang artinya adalah teh. Di berbagai daerah dan Negara nama Kombucha tea disebut juga dengan manchurian tea mushrom, fungus japonicum, olinka, kargasok tea, tea kwas, heldenpise, olga tea, atau mogu tea. Sedangkan di jawa orang biasa menyebutnya dengan jamur dipo atau jamur super.

Teh kombucha di yakini telah dikenal lebih dari 2.000 tahun lalu. Ramuan ini diperkirakan berasal dari daerah Siberia bagian selatan, tepatnya daerah bernama Kargasok yang berbatasan dengan Cina. Penduduk kargasok berumur panjang (rata-rata lebih dari 100 tahun), tetap aktif dan selalu tampak sehat. Para peneliti juga mendapati, hampir tidak ditemukan penyakit kanker diantara penduduk Kargasok yang rajin mengkonsumsi kombucha sebagai minuman sehari – hari. Dari sini kombucha kemudian menyebar ke Cina terutama Manchuria, sehingga dikenal dengan nama manchurian tea mushrom. Melalui perdagangan jalur sutera, ia dibawa ke Asia Tengah, Asia Barat, dan Eropa. Hingga kini kombucha tea telah dikenal di berbagai Negara dan karena khasiatnya yang luar biasa tersebut banyak memunculkan penelitian – penelitian yang dilakukan oleh para dokter spesialis.

Dulu kombucha tea sangat popular dan terkenal, tapi pada saat perang dunia jamur kombucha tersebut sempat kehilangan popularitas karena kekurangan pasokan teh dan gula pada masa itu. Dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, kini kombucha tea mulai di gemari kembali oleh masyarakat.

Kombucha tea masuk ke Indonesia pertama kali karena dibawa oleh seorang penerbang yang tinggal di Ujung Pandang, dengan tujuan untuk mengobati kedua orang tuanya yang menderita stroke, kelumpuhan dan menderita penyakit gula kronis. Ternyata setelah mengkonsumsi Kombucha tersebut, mereka berhasil disembuhkan. Sejak saat itu, Kombucha mulai dibudidayakan dan dikembangkan di Indonesia (Suprapti, 2003).

Banyak masyarakat Indonesia belum mengetahui dan mengenal kombucha. Bahkan, mungkin mendengar namanya pun masih asing. Padahal, pemanfaatan kombucha tea untuk pengobatan sudah cukup lama diterapkan di Indonesia, yakni decade 1930-an. Kombucha atau sering disebut teh kombu adalah larutan hasil fermentasi atau hasil peragian larutan teh, gula dan “jamur” kombu (Naland, 2004).